Seringkali orang yang sedang diet meninggalkan makanan/minuman yang berkalori tinggi tapi lupa kalau tidak hanya kalori yang mempengaruhi berat badan, tapi zat lain juga berpengaruh semisal gula. Jadi, pada dasarnya jus apel, jus pir, dan jus lain itu masih rentan membuat berat badan tidak turun jika dikonsumsi secara tidak hati-hati, meskipun minuman tanpa kalori penting untuk menjaga kesehatan, jangan lupakan kandungan lain dari suatu minuman.
Tahukah Anda, ada beberapa minuman yang sejak awal memang mengandung 0 kalori. Apa sajakah itu? Berikut pembahasannya!
1. Kopi tanpa gula
Bila konsumsi tanpa gula, maka kopi termasuk minuman tanpa kalori. Tapi masalahnya, tidak banyak yang suka minum kopi tanpa gula, mengingat rasanya yang pahit. Tapi kalau Anda pecinta kopi, bagaimana pun keadaanya, maka bolehlah Anda minum kopi tanpa gula sebagai minuman nol kalori Anda.
2. Teh tawar
Ini sedikit lebih baik dibanding kopi tanpa gula yang pahit itu, yaitu teh yang tidak ada gula di dalamnya dan terasa tawar. Jika Anda ingin tehnya tetap tanpa kalori, maka jangan tambahkan gula di dalamnya. Sebagai saran, tambahkan saja es batu jika tehnya diminum pada saat siang yang terik.
3. Air putih
Yup, ini memang hampir bisa dipastikan tidak mengandung kalori, karena rasa asli air putih memang sejak awal tawar, sekalipun air mineral. Kalo kayak ada manis-manisnya* itu cuma sensasi rasa, bukan karena ada gulanya. Minumlah air secukupnya karena tubuh selalu butuh gizi yang seimbang.
*bukan promosi, bray.. hehe
Demikianlah minuman yang bisa Anda minum untuk membantu proses diet Anda, namun sekali lagi saya ingatkan, jangan cuma terpaku pada pengurangan kalori, kurangi pula konsumsi berlebihan terhadap makanan yang beresiko menaikkan berat badan.
Sunday, November 29, 2015
Yogurt vs Obesitas
Kelebihan berat badan atau istilah lainnya yaitu obesitas kini semakin gencar dicari obat manjur untuk mengatasinya. Saat ini lebih dari satu milyar manusia mengalami obesitas, demikian penelitian yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO).
Dari sekian banyak obat yang sedang diteliti, salah satu yang diketahui punya kemampuan menurunkan berat badan ialah yogurt. Ya, yogurt adalah susu hasil fermentasi bakteri dan beberapa di antaranya terasa manis.
Kenapa yogurt bisa dibilang dapat mengatasi obesitas? Salah satu alasan kenapa yogurt dipercaya dapat mengatasi obesitas adalah karena kadar lemaknya yang rendah. Tidak hanya itu, protein yang dikandung di dalamnya pun hanya sekitar dua belas gram. Dengan begitu dapat mengurangi berat badan Anda. Bahkan, diketahui pula kalau yogurt justru dapat mengurangi lemak di perut mencapai 80% !
Selain itu, massa otot akan tetap dipertahankan sementara lemak akan dihilangkan oleh yogurt. Penelitian pun menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi susu (semisal: susu cair, keju, yogurt, dll) dapat menurunkan berat mereka lebih banyak daripada mereka yang tidak minum susu. Jadi bagaimana? Apakah Anda memutuskan ingin diet dibantu dengan yogurt? Jangan lupa disertai olahraga sehat dan makanan yang seimbang! Oh iya, untuk tambahan, olahraga yang perlu dilakukan jika ingin mengecilkan perut salah satunya sit-up.
Dari sekian banyak obat yang sedang diteliti, salah satu yang diketahui punya kemampuan menurunkan berat badan ialah yogurt. Ya, yogurt adalah susu hasil fermentasi bakteri dan beberapa di antaranya terasa manis.
![]() |
| Yogurt (gambar: id.wikipedia.org) |
Selain itu, massa otot akan tetap dipertahankan sementara lemak akan dihilangkan oleh yogurt. Penelitian pun menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi susu (semisal: susu cair, keju, yogurt, dll) dapat menurunkan berat mereka lebih banyak daripada mereka yang tidak minum susu. Jadi bagaimana? Apakah Anda memutuskan ingin diet dibantu dengan yogurt? Jangan lupa disertai olahraga sehat dan makanan yang seimbang! Oh iya, untuk tambahan, olahraga yang perlu dilakukan jika ingin mengecilkan perut salah satunya sit-up.
Subscribe to:
Posts (Atom)

